Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Laporan keuangan perusahaan dagang yang akan dibahas kali ini meliputi laporan laba rugi, laporan neraca dan laporan perubahan modal. Laporan keuangan perusahaan dagang dibuat setelah pembuatan jurnal penyesuaian dan neraca lajur.

Beberapa akun transaksi pada perusahaan dagang harus disesuaikan, misalnya pada akun persediaan barang dagang, retur penjualan, potongan penjualan, beban angkut dan retur pembelian.

Akun-akun tersebut harus disesuaikan untuk mendapatkan nilai HPP yang real. Yang membedakan dengan perusahaan jasa adalah, pada perusahaan dagang terdapat proses perhitungan dan pencatatan persediaannya.

Manfaat laporan keuangan dalam perusahaan dagang adalah untuk mengetahui keadaan aset, hutang dan modal perusahaan. Bagaimana penjualan dan pendapatan yang diterima oleh perusahaan.

Singkatnya, laporan keuangan memberikan gambaran tentang kesehatan keuangan perusahaan.

Baca juga laporan keuangan sederhana.

Mengenal Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatannya menjual produk dengan tanpa merubah bentuk, rasa atau kualitas.

Beberapa jenis laporan keuangan perusahaan dagang diantaranya :

  1. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi melaporkan pendapatan, pengeluaran dan hasil laba atau rugi pada periode tertentu.

Akun-akun yang dilaporkan dalam laporan laba rugi adalah

  • Pendapatan
  • Harga pokok penjualan
  • Biaya operasional
  • Pengeluaran diluar operasi
  • Pendapatan lain-lain
  1. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menunjukkan perubahan akun modal saham individu.

  1. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Neraca adalah laporan posisi keuangan seperti aktiva, kewajiban dan modal pemilik.

  1. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan yang berisi informasi pengeluaran dan pemasukkan kas selama periode tertentu.

Arus kas dipengaruhi oleh beberapa aktivitas seperti aktivitas operasi aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Berikut contoh laporan keuangan perusahaan dagang Sentosa Jaya.

Laporan Laba Rugi

Penjualan4.625.000
Retur penjualan(200.000)
Potongan penjualan(34.100)(234.100)
Penjualan bersih
Beban
Harga Pokok Penjualan
Persediaan awal1.000.000
Pembelian1.625.000
Beban angkut125.000
Retur pembelian(150.000)
Pot pembelian(26.950)
Pembelian bersih1.537.050
Persediaan akhir(250.000)
Harga Pokok Penjualan(2.323.050)
Laba kotor2.067.850
Beban operasi
Beban gaji(945.000)
Beban sewa(120.000)
Beban iklan(50.000)
Beban penyusutan(750.000)
Beban asuransi(120.000)(1.985.000)
Laba bersih82.850

Laporan Perubahan Modal

Modal 31 Agustus 202136.830.000
Laba bersih82.850
Prive Tn, Jaka(50.000)
Kenaikan laba32.850
Modal 31 Agustus 202136.862.850

Laporan Neraca Perusahaan Dagang

Aset
Kas2.427.850
Piutang dagang280.000
Persediaan barang dagang250.000
Asuransi dibayar dimuka60.000
Iklan dibayar dimuka30.000
PPN masukan147.500
Tanah15.000.000
Gedung30.000.000
Akm penyusutan gedung(10.750.000)19.250.000
Total Aset37.445.350
Kewajiban dan Ekuitas
Utang dagang75.000
PPN keluaran442.500
Utang gaji45.500
Utang sewa20.000
Total Utang582.500
Modal Tn Jaka36.862.850
Total Kewajiban dan Ekuitas37.445.350

Demikian laporan keuangan perusahaan dagang, semoga bisa membantu.

Contoh Laporan Keuangan Sederhana

Pada artikel ini kita akan membahas tentang cara membuat laporan keuangan sederhana. Contoh laporan keuangan ini sangat berguna bagi pemula yang ingin memahami dasar laporan keuangan.

Membuat laporan keuangan sangat penting bagi bisnis. Tidak hanya untuk bisnis skala besar, namun bisnis skala kecil pun disarankan untuk menyiapkan laporan keuangannya di setiap tahun.

Manfaat Laporan Keuangan

Manfaat laporan keuangan diantaranya :

  • Membantu dalam pengambilan keputusan bagi pemilik bisnis.

Maksudnya di dalam laporan keuangan menyediakan informasi keadaan keuangan perusahaan yang sebenarnya. Pemilik bisnis bisa melihat berapa asset, modal dan hutang yang dimiliki, berapa biaya operasional bisnis dan berapa keuntungan pendapatan yang diterima perusahaan.

Informasi tersebut kemudian bisa diolah dan dianalisa bagaimana perlakuan bisnis perusahaan kedepannya. Misalnya perusahaan akan berusaha membayar hutang-hutang, menekan biaya operasional dan mencari tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

  • Untuk analisa investor dan calon investor

Informasi keuangan bisnis secara menyeluruh akan menggambarkan kesehatan keuangan perusahaan. Investor akan menggunakan informasi penting ini untuk menilai perusahaan, apakah layak untuk diinvestasi atau tidak.

  • Kebutuhan pajak

Laporan keuangan dibutuhkan untuk penilaian pajak bisnis perusahaan. Lembaga pajak akan menghitung berapa pajak yang akan dikenakan kepada bisnis perusahaan.

  • Manfaat untuk penyarluran kredit lembaga keuangan

Lembaga keuangan seperti bank atau kreditur lain sebagai pemberi pinjaman, akan menilai kemampuan bayar perusahaan melalui laporan keuangan.

Contoh Laporan Keuangan Sederhana

Ilustrasi

Tn Andi memulai usaha konsultasi perpajakan. Berikut transaksi yang terjadi selama bulan September 2021

  1. Tn Andi menyerahkan kas sebesar Rp. 20.000.000,- sebagai setoran modal.
  2. Perusahaan membayar sewa kantor bulan Juli Rp. 1.600.000,-.
  3. Membeli peralatan kantor secara kredit seharga Rp. 6.000.000,-.
  4. Memberikan layanan jasa kepada klien secara tunai, Rp. 3.000.000,-
  5. Meminjam uang dari bank BRI sebesar Rp. 1.400.000,- dengan
    menandatangani sebuah wesel.
  6. Memberikan layanan jasa kepada klien secara kredit Rp. 4.000.000,-.
  7. Membayar biaya-biaya sebagai berikut: gaji pegawai Rp. 1.000.000,-;
    biaya listrik Rp. 600.000,-; biaya telepon Rp. 200.000,-.

Persamaan Dasar Akuntansi

contoh persamaan dasar akuntansi

Laporan Laba Rugi

Pendapatan7.000.000
Beban :
Beban Sewa1.600.000
Beban Gaji1.000.000
Beban Listrik600.000
Beban Telepon200.000
Jumlah Beban(3.400.000)
Laba Bersih3.600.000
Notes : pendapatan sebesar 7.000.000 berasa dari transaksi nomer 4 dan 6.

Laporan Perubahan Modal

Modal 1 September 202120.000.000
Laba bulan September3.600.000
Modal 31 September 202123.600.000

Laporan Neraca

AsetTotalKewajibanTotal
Kas21.000.000Utang Wesel1.400.000
Piutang Usaha4.000.000Utang Usaha6.000.000
Peralatan6.000.000Jumlah Kewajiban7.400.000
Modal
Modal Tn Andi23.600.000
Total Aset31.000.000Total31.000.000

Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan dari pembuatan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang hasil kerja perusahaan di suatu periode.

Informasi yang dilaporkan berupa arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan neraca.

Tujuan Laporan Laba Rugi

Tujuan dari laporan laba rugi adalah memberikan informasi tentang pendapatan perusahaan, jumlah total penjualan perusahaan, kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dan seberapa efisien dalam mengelola biaya-biaya operasional.

Tujuan Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal berisi informasi tentang pergerakan modal bisnis dalam suatu periode. Tujuan informasi ini adalah untuk melihat berapa jumlah modal yang ditarik oleh pemilik, berapa tambahan modal yang terjadi dalam periode tersebut. Hasil akhir modal akan dimasukkan ke dalam laporan neraca.

Tujuan Laporan Keuangan Neraca

Tujuan laporan neraca adalah untuk memberikan informasi tentang keadaan aset, hutang dan modal perusahaan.

Dengan laporan neraca, pembaca bisa mengestimasi likuiditas perusahaan. Apakah beban hutang sudah melampaui aset dan modal yang dimiliki.

Jika jumlah hutang telah melebihi aset, ini mengindikasikan bahwa status perusahaan diambang kebangkrutan.

Tujuan Laporan Arus Kas

Tujuan laporan arus kas adalah untuk memberikan informasi tentang penerimaan dan pengluaran kas perusahaan yang dipengaruhi oleh kegiatan operasional dan non operasional perusahaan.

Manfaat Laporan Keuangan

  1. Manfaat untuk kredit lembaga keuangan

Pihak kreditur selalu menggunakan laporan keuangan untuk mengukur sebuah perusahaan. Jika perusahaan dinilai kinerjanya positif, maka kreditur bersedia memberikan pinjaman modalnya ke perusahaan.

  1. Membantu pengambilan keputusan investasi

Seseorang yang sedang berinvestasi wajib hukumnya memastikan perusahaan yang diingakan dalam keadaan baik-baik saja.

Laporan keuangan membantu investor mengetahui kesehatan perusahaan.

Bagi calon investor bisa memutuskan apakah lanjut berinvestasi di perusahaan tersebut atau tidak, apakah harga per lembar saham yang ditawarkan perusahaan terlalu mahal atau tidak.

Bagi yang sudah berinvestasi, laporan keuangan digunakan untuk menilai dan menganalisa bagaimana pertumbuhan perusahaan kedepan.

Sedangkan dipihak lain, mungkin ada perusahaan yang sedang ingin mengakuisisi perusahaan, maka yang pertama kali dilihat adalah laporan keuangannya. Hal ini untuk menentukan berapa harga yang pas untuk membeli perusahaan yang bersangkutan.

  1. Membantu penilian perpajakan

Setiap organisasi atau badan yang menjalankan usaha wajib untuk membayar pajak. Pemerintah selaku otoritas yang menarik pajak akan melihat laporan keuangan, berapa penghasilan yang akan dikenakan pajak.

  1. Manfaat untuk para pegawai

Kepada para serikat pekerja yang sudah mengabdi dan bekerja kepada perusahaan para pekerja bisa menggunakan laporan keuangan perusahaan untuk menego gaji atau tunjangan kepada perusahaan.

Manfaat lain laporan keuangan untuk karyawan adalah untuk menilai perusahaan apakah bisnisnya terus berkembang atau justru menurun. Jika terus menurun, sebagai karyawan harus bersikap untuk membantu perusahaan atau mencari alternatif peluang pekerjaan yang lain.

Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan informasi keuangan yang dihasilkan oleh proses akuntansi. Setelah semua transaksi dicatat dan diikhtisarkan, maka akan memunculkan berbagai laporan seperti laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan arus kas. Laporan ini merupakan bagian dari laporan keuangan sebuah bisnis.

Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja keuangan dan perubahan posisi keuangan yang sangat dibutuhkan oleh pemakai informasi untuk mengambil keputusan ekonomi.

Dengan membaca laporan keuangan, kita bisa tahu bagaimana keadaan perusahaan, apakah dalam kondisi sehat atau tidak.

Mengenal Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah adalah rincian informasi keuangan perusahaan yang meliputi aset, kewajiban, modal, pendapatan dan beban, kontribusi pemilik saham dalam suatu periode.

Setiap perusahaan atau bisnis pasti melakukan transaksi baik pembelian maupun penjualan, tunai maupun kredit. Semua jenis transaksi tersebut dicatat dalam jurnal, dikelompokkan dalam buku besar, dan di laporkan dalam laporan keuangan.

Jadi apapun yang terjadi di perusahaan semua dicatat dan dikumpulkan menjadi suatu laporan keuangan.

Manfaatnya, kita bisa tahu apakah perusahaan benar-benar efektif menjalankan bisnisnya.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan laporan yang menunjukkan hasil bisnis berupa pendapatan, penjualan, biaya-biaya yang menghasilkan keuntungan atau kerugian perusahaan.

Laporan Laba Rugi Single Step

Laporan laba rugi single step adalah laporan yang memuat berbagai jenis pendapatan dan beban-beban pengeluaran menjadi satu kategori pendapatan dan kategori pengeluaran.

Laporan single step juga disebut sebagai laporan laba rugi sederhana.

Rumus laporan laba rugi single step adalah :

Penghasilan bersih = (pendapatan + keuntungan) – (beban + kerugian)

Laporan Laba Rugi Multiple Step

Laporan laba rugi multiple step adalah laporan yang memuat informasi lebih lengkap, misalnya membagi jenis pendapatan menjadi pendapatan operasioal dan non operasional, jenis biaya menjadi kategori biaya operasional dan biaya non operasional.

Rumus laporan laba rugi multiple step adalah :

  1. LABA KOTOR = PENJUALAN BERSIH – BIAYA BARANG TERJUAL
  2. PENDAPATAN OPERASI = LABA KOTOR – BEBAN OPERASI
  3. PENGHASILAN BERSIH = PENGHASILAN OPERASI + ITEM NON-OPERASI

Laporan Neraca

Laporan neraca adalah laporan yang menampilkan informasi tentang aset, kewajiban dan modal perusahaan.

Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal adalah laporan yang menjelaskan tentang perubahan modal dalam suatu periode.

Faktor yang menyebabkan perubahan modal diantaranya adalah :

Pengambilan kas perusahaan untuk kepentingan pribadi pemilik dan penambahan modal dari pendapatan bersih.

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah catatan keuangan yang menampilkan informasi pemasukan dan pengeluaran perusahaan dalam satu periode.

Cara Membaca Laporan Keuangan

Membaca laporan keuangan yang pertama diawali dengan melihat laporan laba rugi.

  1. Membaca Laporan Laba Rugi

Dari laporan laba rugi tersebut, kita bisa melihat berapa jumlah penjualan dan pendapatan perusahaan dalam satu periode sebesar Rp. 276.730.000.

Total penjualan dan diskon dikurangi dengan HPP menghasilkan laba kotor sebesar Rp. 135.045.000.

Laba kotor kemudian dikurangi beban-beban operasional bisnis menghasilkan laba bersih sebesar Rp. 116.295.000.

Laba bersih ditambah pendapatan lain-lain sebesar Rp. 57.000.000 menghasilkan laba/rugi bersih sebesar RP. 173.295.000.

  1. Membaca Laporan Perubahan Modal

Dari tabel di atas, tidak ada penarikan kas perusahaan untuk kebutuhan pribadi. Sehingga perubahan modal terjadi akibat penambahan pendapatan dalam satu periode sebesar Rp. 173.295.000.

  1. Membaca Laporan Neraca

Dalam laporan neraca, kita akan melihat informasi tentang jumlah aset dan hutang perusahaan.

Berdasarkan table di atas, perusahaan memiliki total aset sebesar 174.995.000 yang berasal dari Bank BRI, Piutang Dagang dikurang persediaan barang.

Perusahaan juga memiliki hutang sebesar 1.700.000 berasal dari hutang lancar yaitu utang dagang.

Perusahaan juga memiliki modal sebesar 173.295.000.

  1. Membaca Laporan Arus Kas

Laporan arus kas menunjukkan informasi pergerakkan kas perusahaan dalam satu periode.

Dari tabel tersebut kita bisa melihat kas perusahaan bergerak untuk membiayai kegiatan operasional.

Arus kas dari pendapatan bersih dikurang piutang dagang, ditambah utang dagang ditambah persediaan barang, sehingga jumlah kas yang tersedia dari kegiatan operasional perusahaan adalah sebesar 230.440.000.